MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN ANDA ATAS POSTINGAN YANG KURANG, KARENA BLOG INI HANYA DI URUS OLEH SATU ORANG.....

Jumat, 26 Agustus 2011

Cara Mengetahui Jenis Kelamin Komputer

Lagi yang aneh-aneh Ne.,.,.,
Penasaran apakah komputer juga punya kelamin seperti manusia... Mereka memang punya tapi bukan berbentuk.. hahahahaha.. kita cuma bisa mengetahui dari suaranya, apakah ia perempuan atau laki-laki...

Pertama buka notepad
bisa dengan :
START> ALL PROGRAM> ACCESSORIES> NOTEPAD
atau klik 
RUN>ketik NOTEPAD> OK

trus copy kode dibawah ini
CreateObject("SAPI.SpVoice").Speak"Assalamualikum Warahmatullahiwabarakatuh"
dan paste di notepad yang anda buka

save as dengan menggunakan nama salam.vbs

trus anda buka dah tuh file yang tadi anda simpan
dengan cara doble klik file itu...

*jangan lupa nyalain speaker anda
biar suaranya kedengeran...

Bisa juga anda copy di Startup, agar pada saat anda baru menyalakan komputer, komputer anda mengucapkan salam...

Selamat mencoba

Rabu, 24 Agustus 2011

Update Status Facebook via Sesukamu

Hahaha... ada-ada aja tuh,, update status dengan via macem-macem, tapi seru tuh gak bosen liat update via mobile, via snaptu, dll-nya.

Caranya Login dulu di Faceboook seperti biasanya, lalu buka di tab baru dan buka link ini , atau dengan klk kanan pilih "Open Link in New Tab" selain bisa update status via semaunya, kita juga bisa rubah warna update, insert omoticon dsb-nya....

kayak yang ini ni... "a few seconds ago via hape jadul emak dijual gak laku-laku!"











Hahaha... asik kan....

Upload File html Di 000Webhost

Setelah lama kesana-kemari, klik sana-sini akhirnya ketemu jugak webhosting yang menyediakan layanan gratis, lumayan lah buat pemula yang ingin memiliki website pribadi.
Pertama kali daftar di webhost awalnya bikin kesel, gimana ndak uda jaringan lelet, error mulu + binging mw klik yang mana (hehehe... namanya juga pemula). Dan akhirnya bisa juga sukses daftar setelah dpt ilham dari jin piaraan ku (hahahaha,.,).
Oke kita mulai aja
Langkah pertama
Buka dulu http://000webhost.com (nol) bukan http://ooowebhost.com (o alfabet) karena disini kita sering keliru antara 0(nol) dengan huruf "o".

Berikut tampilan 000webhost.com
 Kemudian untuk langkah berikutnya anda klik “Sign Up” untuk menjadi anggota baru, dan jika anda sudah terdaftar klik “Members Area” yang berada di atas Sign Up.
Berikutnya anda tinggal mengisi form yang tersedia,

Jika pendaftaran sudah berhasil anda harus menunggu selama 24 jam sejak pendaftaran.

















Untuk mengupload file html anda, login di members area dan akan tampak seperti gambar.
Klik “Go to Cpanel” setelah itu pilih “File Manager”




















Ketik ulang password anda






Berikutnya klik pada folder public










Lalu klik “Upload”








 Untuk mengupload file yang sudah di extract pilih bagian kanan, dan untuk file yang tidak di extract berada di bagian kiri.

Stelah itu klik tanda centang dibawah tulisan “Upload files and archives”

Jika Upload anda berhasil maka akan tampak seperti gambar berikutnya, dan klik tanda back untuk melihat file yang sudah terupload.














Contoh File yang sudah di Upload




Proyek Google+

Setelah sebelumnya Google melarang para pengguna Google+ memakai nama samaran, kini layanan jejaring sosial itu akan memperketat sistem penerimaan anggota baru, khususnya bagi orang-orang terkenal.

Selain tak dapat lagi menggunakan nama palsu, pemilik akun yang tergolong orang terkenal seperti selebritas dan tokoh publik akan diverifikasi kembali.

Langkah itu dilakukan untuk memberi kepastian kepada pengguna Google+ lainnya bahwa page atau halaman yang akan dimasukkan ke dalam circle atau lingkaran pertemanan bukan abal-abal. Sederhananya, Anda bisa percaya bahwa Ricky Martin yang Anda ikuti adalah benar-benar akun milik Ricky Martin.

Dalam blog resminya, Google mengatakan verifikasi ini tidak saja diberlakukan kepada selebritas ataupun tokoh publik, tapi juga kepada akun yang telah banyak ditambahkan ke dalam lingkaran pertemanan.

Sebenarnya sistem verifikasi di dalam jejaring sosial media bukanlah hal yang baru. Twitter sudah menggunakan tanda "verified" pada akun-akun tokoh terkenal ataupun lembaga. Facebook juga melakukan hal yang sama terhadap profil orang terkenal.

Namun berbeda dengan Twitter dan Facebook, Google+ berencana menerapkan verfikasi ini tidak saja kepada orang-orang terkenal, tapi juga kepada para penggunanya yang merupakan orang kebanyakan, biasa-biasa, dan tidak terkenal. Jadi, meski hanya sedikit orang yang tahu siapa Anda, dimungkinkan untuk bisa memperoleh lencana verifikasi di akun Google+.

Tampaknya Google+ benar-benar menginginkan para penggunanya tidak bermain-main dengan akun yang mereka buat. Selama ini persoalan penggunaan nama samaran ataupun pemalsuan identitas di dalam jejaring sosial media sudah menjadi bahan perdebatan.

Google+ berpendapat bahwa akun yang ada di Google+ adalah benar-benar nama yang asli dan milik si pemilik akun.

Sumber : Tempo

Senin, 25 Juli 2011

Rubik Raksasa Bikin Pusing Penciptanya Sendiri

Jika normalnya rubik memiliki kubus 3x 3x3, maka rubik raksasa ini memiliki ukuran 17x17x17 colossus.

Sang penciptanya bernama Oskar van Deventer, 45 tahun – dimana dirinya menghabiskan waktu 60 jam dan £1,500 (sekitar Rp 21.860.175) untuk mendesain rubik raksasa yang memiliki sekitar 1539 bagian.

Saking banyaknya, Oskar sendiri gak mampu memecahkan rubik tersebut. Padahal dengan rubik ukuran biasa dirinya mampu menyelesaikannya dalam waktu 2 menit saja.

“Teka-teki itu gak pernah diselesaikan, meski orang telah mampu memecahkannya di rubik virtual di internet. Jika kamu bisa memecahkan Rubik kubus yang biasa kamu bisa mencai tahu bagaimana memecahkan versiku tapi itu bakal butuh banyak usaha. Cukup menyenangkan untuk membuat gambar-gambar dari semua warna di kubus,” ujar Oskar yang sudah mulai mendesain rubik saat usia 12 tahun.


Dalam pembuatan rubik raksasa itu, ilmuwan Belanda itu memotong potongan-potongan kubus yang bisa digerakkan dengan menggunakan laser, kemudian menghabiskan 15 jam untuk mewarnai mereka.

Rubik raksasa Oskar itupun dipamekan di New York Puzzle Party Symposium bulan ini dimana para pengungjung sangat antusias dan ingin menyentuh serta mencoba memecahkannya.

Meski dirinya suka membuat rubik yang lebih besar, namun Oskar gak berniat untuk membuat kelanjutan rubik raksasa ini.

“Aku gak bakal membuat rubik yang lebih besar lagi di masa depan tapi secara teori seseorang bisa mengambil desainku dan menggunakannya untuk membuat sesuatu yang lebih besar,” ujarnya lagi.